Ka'bah adalah bangunan yang suci di Arab Saudi. Jemaah haji berdoa mengelilingi ka'bah. Mereka berdoa pula agar keinginan mereka dikabulakn . Mereka berniat serta berdoa dengan khusyuk agar menjadi haji yang mabrur., diterima degan baik oleh Allah. Sebagai manusia, mereka menyadari bahwa masih banyak dosa yang harus dibersihkan, banyak khilaf yang harus diperbaiki.
Alkisah dalam perjalanannya ke Mekah, Nabi Ibrahim hendak menemui anaknya, Ismail. Kebetulan ia sedang tidak berada di rumah sehinnga Ibrahim hanya menemui istrinya. Nabi Ibrahim mencari Ismail ke tempat para perantau. Namun, ia tidak ada,. Nabi ibrahim akhirnya menemukan Ismail sedang duduk di bawah pohon rindang didekat mata air zamzam.
Melihat kedatangan ayahnya, Ismail sangat senang. mereka berpelukan melepas rindu.
"Aku menemuimu untuk menyampaikan perintah Allah," kata Nabi Ibrahim
"Apakah perintah Allah itu?"tanya Ismail
"Aku diperintahkan Allah untuk membangun ka'bah diatas sebuah bukit," ujar nabi Ibrahim.
Ismail menyambutnya dengan suakcita. Apapun yang diperintahkan Allah, ia akan melaksanakannya. Alat-alat untuk mendirikan bangunan disiapkan, bahan bangunan juga disediakan. Kemudian mereka menggali tanah sebagai fondasi. Tembokpun mulai dibangun. Saking tingginya, tangan Nabi Ibrahim tidak dapat menjangkau. Ia meminta Ismail mencari batu besar untuk tumpuan kaki. Saat Nabi Ibrahim menjejakkan kaki di batu itu, telapak kakinya membekas sehingga batu itu disebut makam Ibrahim. Tempat tersebut sekarang digunakan sebagai tempat salat para jemaah haji.
Akhirnya ka'bah selesai dibangun. Nabi Ibrahim dan Ismail sangat senang karena Allah membantu mereka membangun Ka'bah yang suci, tempat manusia berdoa dan mengagungkan kebesaran-Nya. Sungguh besar anugerah dan kasih Allah kepada Manusia. Setiap usaha dan kerja keras selalu diberi kelancaran dan kelapangan.
Nabi Ibrahim berdoa,"Ya Allah terimalah amalan kami dan jadikan kami berdua sebagai orang-orang yang tunduk dan patuh kepada-Mu. Tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-empat ibadah haji kami serta terimalah tobat kami."
Semakin tebal keimanan Nabi Ibrahim dan Ismail kepada Allah. Mereka rajin berdoa dan bersyukur dalam kehidupannya setiap hari.
***Pesan Bijak***
Manusia diperintahkan untuk memberikan persembahan hnaya kepada Allah. Kita harus berdoa dan memuji kebesaran Allah, tunduk dan patuh kepada-Nya
Wednesday, 27 January 2016
NABI IBRAHIM AS KETIKA MENDAPAT PERINTAH ALLAH SWT MEMBANGUN KA'BAH YANG SUCI
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment